Festival Imlek Indonesia
Pesona Sumatera Selatan

Sarat Potensi Wisata, Kementerian Pariwisata Jadikan Festival Imlek Indonesia Agenda Tahunan

Sarat Potensi Wisata, Kementerian Pariwisata Jadikan Festival Imlek Indonesia Agenda Tahunan

EVENT untuk melestarikan budaya dan mendongkrak pariwisata, sekaligus memberikan stimulus pertumbuhan ekonomi lokal yang digagas Kompas Gramedia Sumsel, Festival Imlek Indonesia (FII) mendapat dukungan penuh Kementerian Pariwisata Indonesia.

Bahkan Kemenpar akan memberikan fasilitas promosi nasional dan luar negeri, umbul-umbul, topi dan soundsytem. Hal itu diungkapkan Deputi Kementrian Pariwisata Esthy Reko Astuti ketika menerima rombongan panitia FII antara lain Kadisbudpar Sumsel Irene Camelyn Sinaga, Ketua FKD KG Sumsel Hadi Prayogo, Ririen
Kusumawardani dan Wenny Ramdiastuti (Sriwijaya Post-Tribun Sumsel), pekan lalu.

“Kami memang sangat respon dengan kegiatan daerah yang justru kami tunggu. Seperti Festival Imlek Indonesia yang kami nilai sangat sarat dengan potensi pariwisata. Karena itu kami akan masukkan agenda tahunan event pariwisata,” kata Esthy Reko Astuti yang didampingi sejumlah pejabat Kemenpar lainnya.

Menurut Ketua Panitia FII Irene Camelyn selama dua hari, 11-12 Februari, di target pengunjung mencapai 25 ribu karena pagelaran seni budaya berlangsung dari pagi sampai malam. Bahkan pada saat pembukaan, tanggal 11 berlangsung pawai.

Meskipun pagelaran ini mengusung Imlek (tahun baru Cina) namun bukan berarti didominasi seni budaya Tionghoa. Melainkan menampilkan seni budaya Sriwijaya dan dari pelosok nusantara
karena itu ada kata-kata Indonesia yang mencerminkan nasional dan
untuk semua lapisan masyarakat. (cr29)

Leave a Reply