Festival Imlek Indonesia
Pesona Sumatera Selatan

Jelang Imlek, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Bagikan 300 Paket Sembako Kepada Warga Tionghoa di Palembang

Jelang Imlek, Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Bagikan 300 Paket Sembako Kepada Warga Tionghoa di Palembang

DALAM rangka membagi kasih dan kebersamaan menjelang peringatan imlek. Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Sumsel membagikan 300 paket bantuan kepada masyarakat Tionghoa yang berada di kota Palembang, Minggu (22/1).

Pagi hari, puluhan anggota PSMTI telah berkumpul di kawasan Rajawali untuk melaksanakan pembagian paket bantuan ini. Untuk mengifisiensi waktu dan tenaga, PSMTI membagi dua anggotanya dalam kegiatan ini. Anggota PSMTI ini langsung mendatangi rumah-rumah warga tionghoa yang tela mereka data sebelumnya untuk dibelikan paket bantuan.

Menurut Ketua PSMTI Sumatera Selatan, Kurmin Halim mengatakan, kegiatan pembagian paket sembako ini merupakan suatu kepedulian anggota PSMTI kepada sesama etnis Tionghoa, untuk saling membantu dan membagi kasih menjelang perayaan imlek.

“Ini merupakan kegiatan yang kita adakan setiap tahunnya. Setidaknya sudah enam tahun kita mengadakan kegiatan ini. Sebagai anggota PSMTI ini kita tidak meminta untuk dilayani, namun kita yang melayani masyarakat, dengan memberikan bantuan secara langsung,” ujarnya saat dibincangi Tribunsumsel.

Menurut Kurmin, pemberian bantuan ini dilakukan oleh PSMTI kesemua orang tanpa melihat suku, agama, maupun ras. Hanya saja, karena akan bertepatan dengan imlek, maka PSMTI membagikan bantuan kepada etnis Tionghoa.

“‎Kalau lebaran kami kemarin saat lebaran, kami rutin mengadakan donor darah. Dan menjelang hari lebaran, kami juga turut membagikan 300 paket bantuan kepada masyarakat yang merayakan lebaran, menyebar di seluruh penjuru kota Palembang,” katanya.

Ditengah isu keagamaan yang tengah marak di Indonesia. Kurmin berharap agar di Palembang tetap aman dan kondisif. Kurmin juga mengatakan, selama berpuluh-puluh tahun ia tinggal di kota Palembang, tidak pernah terjadi benturan antara sesama, dan berusaha menyatukan perbedaan yang ada.

“Dengan terciptanya keadaan yang kondisif, sehingga perekonomian dapat berkembang sesuai dengan yang diharapkan. Apalagi saat ini mendekati Asian Games 2018,” tegasnya.

Sementara ketua panitia pembagian bantuan ini mengatakan, bantuan ini dibagikan khusus etnis Tionghoa yang tidak mampu, karena akan bertepatan dengan hari raya imlek.

“Sebelumnya kita cari dulu, kita survey etnis Tionghoa yang tidak mampu untuk diberikan bantuan. Kita ingin, bantuan kita ini tepat sasaran,” ungkapnya.

Tak hanya pembagian paket bantuan, menurut Jeffri, banyak kegiatan positif yang terus dilakukan oleh PSMTI, yakni berupa pengobatan massa, serta kegiatan sosial lainnya.

“Kita adakan terus tiap tahunnya,” tegasnya.

Sedangkan Gunawan, warga yang tinggal di kawasan Cianjur ini mengatakan, sangat senang menerima bantuan seperti ini. Menurutnya, sebelum ini, ia tak pernah sekalipun mendapatkan paket-paket bantuan seperti ini.

“Baru sekali inilah, senang sekali,” ungkapnya. (Slamet Teguh Rahayu/ Tribun Sumsel)

Leave a Reply